SITUBONDO, SIBERNEWS.CO.ID- Suasana berbeda menyelimuti Mako Polres Situbondo, Kamis malam (15/10/2026). Tak ada suara interogasi, tak ada berkas perkara yang menumpuk. Malam ini, diisi tawa riang puluhan anak yatim justru pecah di ruangan Satuan Reserse Kriminal.
Mereka yang biasanya berburu pelaku kejahatan, mengejar begal, dan mengungkap kasus narkoba, kini melepas atribut ketegasannya. Personel Satreskrim Polres Situbondo duduk lesehan, berbaur, dan makan bersama anak-anak yatim piatu.
Pantauan di lapangan sebuah potret langka yang jarang terlihat dari korps baju cokelat yang identik dengan ketegasan. Kasatreskrim yang merupakan pimpinan Reskrim duduk lesehan sambil menyuapi nasi anak-anak penghuni surga.
Momen haru juga terlihat anggotanya tak canggung menyuapi nasi kepada anak-anak. Ada yang bercanda, ada yang mengusap kepala, ada yang mendengarkan curhatan polos mereka tentang cita-cita.
“Di sini kami belajar. Mereka yang kami temui hari ini bukan tersangka, bukan korban kejahatan, tapi anak-anak hebat yang harus kami bahagiakan, untuk malam ini ada 16 anak-anak surga yang kami hadirkan,” ujar Kasat Reskrim AKP Selimat dengan mata berkaca-kaca.
Bagi Satreskrim, kegiatan ini bukan pencitraan. Ini adalah pengingat.
Pengingat bahwa di balik seragam dan pistol yang terselip, ada hati yang harus tetap humanis. Bahwa tugas polisi bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga merawat kemanusiaan.
“Kami ingin anak-anak ini tahu, polisi adalah sahabat mereka. Ketika mereka butuh perlindungan, kami ada. Ketika mereka butuh kebahagiaan, kami juga ingin hadir,” lanjutnya.

Kegiatan sederhana itu ditutup dengan doa bersama. Tangan-tangan kecil itu menengadah, mendoakan para penyidik Satreskrim Polres Situbondo agar selalu diberi keselamatan saat bertugas menjaga Situbondo.
Dan di ujung acara, bingkisan dan santunan diberikan. Bukan soal nominalnya, tapi soal kehadiran.
Malam ini, Satreskrim Polres Situbondo tidak hanya berhasil mengungkap kasus. Mereka berhasil mengungkap satu hal yang lebih mahal: senyum tulus anak-anak surga.
Sebuah aksi kecil, namun dampaknya besar bagi kepercayaan publik. Bahwa di Situbondo, polisi masih punya hati.
(Uday)








