banner 728x250

Antara Harapan dan Kenyataan: Di Tengah Job Fair, Skill Jadi Tembok Penghalang Kerja

SITUBONDO, SIBERNEWS.CO.ID- Sejak pukul 08.00 WIB, gerbang UPT BLK Situbondo sudah dipenuhi ratusan anak muda berjejer, map cokelat di tangan kanan, keringat di pelipis. Mereka datang membawa satu harapan yang sama yakni, pekerjaan.

Tapi di balik antrean para pelamar kerja itu, tersimpan kenyataan pahit.

Job Fair yang digelar UPT BLK Situbondo, Rabu (5/8/2026) memang ramai. perusahaan membuka lowongan untuk berbagai posisi. Setidaknya menurut data panitia ada sekitar 34 perusahaan yang membuka lowongan bagi pelamar kerja.

Ketika Ijazah Kalah oleh Sertifikat

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, Sigit Priyanto, ST., MM, saat diwawancarai awak media mengatakan, untuk peluang-peluang kerja tersedia cukup memadai namun para pelamar harus mempunyai kompetensi atau skill untuk perusahaan diminati.

“Kita harus mengawal dengan baik dan serius bagi para pencari kerja, jika tidak ada kompetensi atau skill kasian perusahaan yang memberikan lowongan kerja, jadi para pelamar kerja harus dipaksa mempunyai kompetensi,” ujar Sigit Priyanto.

Di sisi lain, Kepala UPT BLK Situbondo, Bahtiar Santoso, S.Sos., M.M. menuturkan, para pelamar kerja harus mempersiapkan persyaratan yang dicantumkan oleh perusahaan dan untuk seleksi selanjutnya hak sepenuhnya diserahkan ke perusahaan bagi yang memenuhi syarat dan tidak.

“Hari ini kami menyediakan puluhan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan baik lokal maupun luar kota, para pelamar kerja diharapkan menyesuaikan dengan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing perusahaan,” tandasnya.

Data BPS mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Situbondo berada di angka 3,02 persen.

Salah satu pelamar kerja Fahrizal (23) mengatakan, ia datang untuk mencari kerja karena sudah lama terkena PHK massal saat bekerja di sektor perhotelan luar kota, namun ia ingin mengadukan nasibnya di bidang industri ritel modern.

Terpantau dilapangan para pelamar kerja juga lebih berminat untuk mendaftar di lowongan perusahaan seperti, Pegadaian, KDS, JNE dan juga M Mart dibandingkan dari perusahaan-perusahaan lainnya yang tersedia.

Job Fair di Situbondo hari ini memberikan dua pesan. Pertama, semangat kerja masyarakat masih tinggi. Kedua, jika tembok bernama skill tidak segera diruntuhkan, maka harapan akan terus kandas di tengah kenyataan.

(Uday)

error: Content is protected !!