banner 728x250

Masyarakat Desak Bupati Situbondo Evaluasi Kinerja Pejabat Dishub Buntut PJU Mati di Kapongan

SITUBONDO, SIBERNEWS.CO.ID- Kesabaran masyarakat, Kecamatan Kapongan sudah habis. Setelah berbulan-bulan hidup dalam gelap karena Penerangan Jalan Umum (PJU) mati, mereka kini menuntut Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo memberi efek jera kepada pejabat Dinas Perhubungan yang dinilai lalai.

Tuntutan publik menguat setelah Bupati sendiri yang turun sidak pada Selasa malam (25/8/2026) dan membuktikan jalan penghubung antar desa Landangan dan Wonokoyo itu memang gelap gulita.

Dalam video sidak, Bupati Mas Rio menaiki mobil dinas Fortuner P 1 sambil menyorot tiang PJU yang mati.

“Daerah Salem ya. Ke selatan ya. Ini sudah saya cek ya memang gelap enggak ada lampunya. Oke segera kita pasang,” ujar Bupati dalam video sidaknya.

Bagi warga, sidak itu adalah bukti bahwa laporan mereka selama ini tidak didengar.

“Kami sudah capek lapor hasilnya pasti nihil. Giliran Pak Bupati turun baru dibilang ‘segera dipasang’. Baru mau ditindaklanjuti” kata salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya, Kamis (27/8/2026).

Warga menilai kelalaian ini tidak bisa dibiarkan. Jalan tersebut adalah akses vital. Setiap malam dilewati pelajar pulang ngaji, pekerja pabrik, hingga ibu-ibu. Tanpa lampu, resiko kecelakaan dan kejahatan mengintai.

“Ini bukan soal lampu mati aja. Ini soal anak kami tiap malam lewat sini gelap-gelapan. Kalau sampai ada apa-apa siapa yang tanggung jawab?” tanya warga lain dengan nada kecewa.

Karena itu, sorotan kini mengarah tajam ke Dishub Situbondo sebagai OPD yang membawahi PJU.

“Kami minta Pak Bupati jangan cuma pasang lampu. Tolong evaluasi kinerja Dishub. Kalau perlu kasih sanksi. Biar ada efek jera. Jangan sampai kejadian lagi,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, Dishub Situbondo belum memberikan klarifikasi terkait keterlambatan perbaikan dan desakan sanksi dari masyarakat, Kadishub Drs. Nugroho saat dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya mengatakan masih ada kegiatan.

“Saya masih ada kegiatan dan jadi panitia di rumah,” singkatnya.

12 pertanyaan yang dikirimkan melalui pesan whatsappnya pada Rabu sore (26/8) hingga saat ini belum ada respon dan tanggapan sama sekali.

(Uday)

error: Content is protected !!