SITUBONDO, SIBERNEWS.CO.ID- Julukan “Panglima Pasabber” bukan sekadar gaya. Nama itu melekat karena gaya kepemimpinan yang humanis dan edukatif, Senin (18/5/2026).
Perjalanan karir menjadi orang sukses tak selamanya mulus. Banyak perjuangan, rintangan hingga pembelajaran berharga yang harus dilaluinya.
Begitu pula yang dialami oleh Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M.
Iptu Rachman Fadli Kurniawan dahulu pernah membantu sang ibu berkeliling menjual es lilin ke beberapa toko di Situbondo. Sejak berusia 8 tahun hingga 12 tahun.
Selanjutnya, saat berumur 13 tahun hingga lulus Sekolah Menengah Atas, H. Rachman fokus pada bidang akademik yang ada di sekolah untuk meraih prestasi yang gemilang.
H. Rachman menjelaskan, pada umur 17 tahun ia mendaftar sebagai anggota Polri, selama pendaftaran polisi, Rachman memanfaatkan transportasi umum dengan naik bus AKDP.
“Saya memanfaatkan bus untuk mendaftar, saya setelah sholat subuh harus di terminal, perjuangan yang luar biasa ini,” kata Iptu Rachman.

Iptu Rachman memiliki 3 orang anak, pertama Fabrizio Kurniawan (13 th), Athifah Fadiyah Kurniawan (12 th), Alfathir Firdaus Kurniawan (7 th), dengan didampingi istri tercinta bernama Ummil Hidayati, Rachman merupakan anak dari pasangan suami istri H.Hasan (67th) dan Hj. Elok (64th).
Berikut jabatan H. Rachman:
Karir pertama : Kaurmintu Lantas Polres Bondowoso
Kedua : Kanit Regident Lantas Polres Situbondo
Ketiga : KBO Lantas Polres Situbondo
Ke empat : Kanit Gakkum Lantas Polres Situbondo
Ke Lima : Kasat Samapta Polres Situbondo.
H. Rachman berpesan kepada generasi penerus bangsa, jangan pernah meragukan do’a orang tua, karena ia berhasil sukses karena iringan ucapan do’a yang dahsyat terutama sang Ibu.
“Harapan saya kepada generasi penerus bangsa, agar taat kepada orang tua, belajar yang rajin dari sekarang, kejarlah cita-cita setinggi langit dan jangan pernah putus asa,” tutup H. Rachman.
Program Pasabber & Padi Berkah: Menginisiasi program pembagian Al-Qur’an dan paket sembako (seperti Operasi Pasabber/Pasukan Sabhara Berbagi) kepada anak yatim piatu, santri, dan masyarakat kurang mampu di berbagai pelosok desa.
Selanjutnya, Pemeliharaan Kamtibmas: Memimpin langsung operasi penertiban penyakit masyarakat, seperti razia minuman keras ilegal, pengamanan arus mudik, dan kegiatan patroli preventif.
Pendekatan Humanis & Edukasi: Sering bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) di sekolah-sekolah untuk melakukan pembinaan kepada pelajar, serta turun langsung membagikan bantuan sembako dan takjil kepada masyarakat.
Olahraga & Kepemudaan: Aktif mendukung pembinaan bakat generasi muda, seperti menjabat sebagai Ketua Panitia dalam turnamen sepak bola pelajar “Kapolres Cup” tutupnya didampingi oleh KBO dan Kanit Satsabhara Polres Situbondo.
(Uday)








