Pewarta : Pong
Edito : Ubay
Bondowoso, SIBERNEWS.CO.ID – Kondisi jalan di Dusun Kelampes, Desa Kajar, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, kini sangat memprihatinkan. Apalagi dengan adanya pengalihan arus Jembatan Sentong, jalan Dusun Kelampes menjadi salah satu alternatif menuju Situbondo bertambah rusak.
“Jalan ini seringkali rusak. Padahal pernah diperbaiki, tapi tidak sampai dua tahun sudah rusak lagi. Sangat menyedihkan kondisi jalan di dekat kota seperti ini,” keluh Asis, warga setempat, kepada awak media, Minggu (19/4/2026).
Genangan Air dan Aspal Tertutup Tanah
Warga menilai, pemerintah daerah seolah membiarkan kondisi ini. Terlihat jelas permukaan aspal sudah tidak rata, bahkan banyak bagian yang tertutup tanah dan becek.
Saat musim hujan, jalanan ini sering tergenang air. Hal ini tidak hanya merusak kendaraan, tapi juga membahayakan pejalan kaki karena sering terkena cipratan lumpur saat ada kendaraan yang lewat.
“Kalau hujan air bergenang, kendaraan lewat pasti cipratannya kena ke warga yang jalan kaki. Ini sangat mengganggu kenyamanan dan kebersihan,” tambahnya.
Harap Masuk Program RANTAS, Minta Dibeton Bukan Cuma Diaspal
Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso mencanangkan program besar RANTAS (Ruas Jalan Infrastruktur Tuntas). Program ini menargetkan perbaikan di 134 titik ruas jalan dengan total panjang 31,46 km.
Warga berharap keras agar jalan Dusun Kelampes ini masuk dalam daftar prioritas tersebut. Mereka juga memberikan masukan agar perbaikan tidak sekadar diaspal tipis, melainkan dikeraskan dengan beton agar lebih awet.
“Kami berharap jalan ini dapat bagian dari program RANTAS. Jangan hanya diaspal, tapi dibeton dulu seperti di depan Kantor Desa Kajar agar lebih kuat dan awet, tidak mudah rusak lagi,” tegas Asis.
Warga juga menyoroti kunjungan anggota DPRD Kabupaten Bondowoso yang beberapa waktu lalu pernah melakukan reses di kantor desa. Namun hingga akhir bulan ini, belum ada tanda-tanda perbaikan yang nyata.
“Sudah ada reses, sudah ada aspirasi, tapi sampai kapan ini akan dibiarkan? Kami menunggu kepastian,” pungkasnya.
Jawaban Pemerintah: Belum Masuk Anggaran 2026, Direncanakan 2027
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga,Sumber Daya Air, Dan Bina Kontruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso, Ansori, saat dikonfirmasi memberikan penjelasan. Menurutnya, untuk tahun anggaran 2026 ini, perbaikan jalan tersebut belum masuk dalam daftar usulan, namun direncanakan akan dimasukkan pada tahun 2027.
“Kemungkinan karena kondisi anggaran yang saat ini masih mepet, sehingga kami harus memprioritaskan ruas-ruas jalan yang kondisinya dinilai lebih parah atau lebih mendesak untuk segera diperbaiki,” ungkap Ansori singkat.


