banner 728x250

RSUD dr. Sayidiman Magetan Borong Telur Peternak Lokal, Ratusan Kilo Diserap Demi Selamatkan Harga Pasar

MAGETAN SIBERNEWS.CO.ID – Kepedulian terhadap nasib peternak lokal ditunjukkan RSUD dr. Sayidiman Magetan melalui aksi borong telur secara massal, Rabu (13/5/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peternak ayam petelur yang tengah terpukul akibat anjloknya harga telur di pasaran.

Gerakan solidaritas tersebut melibatkan seluruh jajaran karyawan RSUD usai pelaksanaan apel pagi di halaman rumah sakit. Suasana tampak ramai, terutama para pegawai yang antusias mengantre membeli telur langsung dari peternak lokal Magetan.

Plh Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan, dr. M. Ali Trihartanto, Sp.JP, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Kabupaten Magetan dalam membantu menjaga stabilitas ekonomi peternak daerah.

“Kami menginisiasi gerakan membeli telur langsung dari peternak lokal sesuai arahan Ibu Bupati Magetan. Saat ini harga telur sedang turun drastis, sehingga kami ingin ikut membantu agar peternak tetap bertahan,” ujarnya.

Dalam aksi perdana itu, sebanyak 102 kilogram telur berhasil diserap oleh para karyawan RSUD. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring tingginya antusiasme pegawai.

Tak hanya berhenti pada aksi sesaat, RSUD dr. Sayidiman juga menyiapkan langkah berkelanjutan dengan menghadirkan stok telur lokal di koperasi internal rumah sakit. Nantinya, para pegawai dapat membeli kebutuhan telur harian langsung melalui koperasi, sekaligus membantu pemasaran hasil peternak Magetan.
Menurut dr. Ali, pola kerja sama seperti ini dinilai mampu menjaga rantai distribusi antara peternak dan konsumen tetap stabil dengan harga yang lebih layak dan saling menguntungkan.

“Harapan kami program ini terus berjalan. Selain memenuhi kebutuhan karyawan, langkah ini juga menjadi bentuk dukungan nyata untuk menjaga ekonomi peternak lokal tetap bergerak,” tambahnya.

Gerakan sosial ekonomi yang dilakukan RSUD dr. Sayidiman Magetan ini mendapat apresiasi karena dinilai menjadi contoh sinergi antara instansi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi persoalan ekonomi daerah, khususnya di sektor peternakan.(Rif)

error: Content is protected !!