banner 728x250

Riyono Caping Salurkan Bantuan Biaya Masuk Sekolah untuk 100 Anak Kader PKS

MAGETAN, SIBERNEWS.CO.ID – Kepedulian terhadap pendidikan anak kader menjadi perhatian Anggota DPR RI Komisi IV dari Dapil VII Jawa Timur, Riyono Caping. Melalui program BMS Caping (Bantuan Masuk Sekolah), Riyono memberikan bantuan uang tunai kepada anak-anak kader sebagai upaya meringankan beban biaya pendidikan keluarga.
Riyono menegaskan, pendidikan bukan sekadar persoalan akademik, tetapi menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, nilai agama, dan masa depan generasi penerus.

“Pendidikan anak sangat penting untuk penanaman nilai agama dan nilai kehidupan bagi generasi ke depan. Anak yang bertaqwa dan berpendidikan adalah kunci menyambut Indonesia Emas 2045,” ujar Riyono Caping.

Menurutnya, keluarga kader di wilayah Magetan, Ngawi, Trenggalek, Ponorogo, dan Pacitan selama ini berupaya memberikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak mereka. Sekolah berbasis Islam menjadi salah satu pilihan karena dinilai mampu memadukan pendidikan nasionalisme dengan nilai spiritual keagamaan.
Namun, meningkatnya kebutuhan biaya pendidikan setiap tahun menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga.

“Beban pendidikan setiap tahun bertambah. Alokasi anggaran pendidikan tentu menjadi yang utama dibanding kebutuhan lainnya. Karena itu saya berinisiatif memberikan BMS Caping berupa bantuan uang tunai untuk anak-anak kader di dapil. Tujuannya untuk meringankan beban, meskipun bantuan ini tentu belum bisa mencukupi seluruh kebutuhan,” jelasnya.

Sasar 100 Anak Kader
Dalam tahap awal, bantuan diberikan kepada 100 anak kader dan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan reses. Riyono menyatakan, penyaluran akan terus dilanjutkan secara bertahap kepada anak kader yang belum mendapatkan bantuan.
Bagi Riyono, perhatian terhadap keluarga kader merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur perjuangan di tingkat bawah.

“Kader dan struktur adalah pondasi pemenangan dakwah yang harus mendapat perhatian. Keluarga mereka merupakan pilar penting yang mendukung agenda dakwah. Selain bantuan masuk sekolah, saya juga membagikan beras premium kepada keluarga kader,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya dipandang dari nilai nominalnya, tetapi menjadi bentuk kepedulian dan dukungan terhadap keluarga kader dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Riyono juga menekankan pentingnya kesinambungan pendidikan hingga perguruan tinggi. Menurutnya, pembangunan generasi unggul harus dimulai dari akses terhadap pendidikan yang berkualitas.

“Anak kader harus mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Pendidikan berkualitas adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi unggul dan menjaga keberlanjutan perjuangan,” pungkas Riyono. (Rif)

error: Content is protected !!