banner 728x250

Rekomendasi DPRD Bondowoso ke RSUD: Tingkatkan Pelayanan Demi Raih PAD Maksimal

Pewarta : Pong

Editor     : Ubay

BONDOWOSO, SIBERNEWS.CO.ID – Dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, pihak legislatif menyampaikan sejumlah rekomendasi penting. Salah satu fokus perhatian ditujukan kepada RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso untuk dijadikan bahan evaluasi penyusunan program kerja tahun 2026.

Juru Bicara DPRD Bondowoso, Tohari, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II, menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendapatkan catatan perbaikan. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan program benar-benar selaras dengan visi dan misi kepala daerah, serta menghindari praktik “copy-paste” program dari tahun-tahun sebelumnya.

Rapat paripurna tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso. Acara ini dihadiri oleh Bupati Bondowoso, Wakil Bupati, seluruh anggota DPRD, Kepala OPD, serta perwakilan dari kepolisian dan kodim setempat.

Salah satu poin rekomendasi yang disorot secara khusus ditujukan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Koesnadi. DPRD menilai persaingan layanan kesehatan di masyarakat saat ini semakin ketat dengan banyaknya pilihan fasilitas kesehatan swasta.

Oleh karena itu, DPRD menekankan agar RSUD mampu memberikan pelayanan yang lebih baik bahkan melebihi rumah sakit atau klinik swasta. Peningkatan kualitas layanan ini dinilai krusial, tidak hanya untuk pelayanan publik, tetapi juga untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Persaingan layanan kesehatan di tengah masyarakat semakin banyak pilihan. Maka RSUD harus bisa lebih bagus dari rumah sakit atau klinik swasta agar sumber PAD semakin meningkat,” ujar Tohari saat membacakan rekomendasi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD dr. H. Koesnadi, Yus Priyatna, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti seluruh masukan dan rekomendasi dari DPRD. Ia memastikan bahwa pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah sudah berjalan sesuai standar.

Menurut Yus, RSUD dr. H. Koesnadi saat ini sudah berstatus Tipe B, di mana kelas pelayanannya sudah di atas rata-rata fasilitas kesehatan lain yang umumnya masih Tipe C. Ia juga menjelaskan bahwa pembagian kelas perawatan (Kelas 2 dan 3) sudah sesuai dengan sistem rujukan bertingkat BPJS Kesehatan. 24/4/2026.

“Terkait persaingan yang disampaikan DPRD, tidak ada kendala karena sudah sesuai kelasnya yang ada. Terkait rekomendasi, kami siap melaksanakan dan menjalankannya,” tegas Yus.

Diharapkan dengan adanya evaluasi dan rekomendasi ini, kinerja seluruh OPD khususnya RSUD dapat semakin meningkat dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Bondowoso.(Pong)

error: Content is protected !!