banner 728x250

Pelaksanaan Kongres Askab PSSI Lumajang Tahun 2026 Berjalan Dengan Aman dan Lancar

Lumajang, SIBERNEWS.CO.ID – Bertempat di Aula BKD Lumajang Askab PSSI Lumajang menggelar Kongres 2026, dengan agenda memperkuat kemandirian organisasi dan memprioritaskan pembinaan atlet sepak bola usia dini serta penetapan perubahan statuta organisasi, Minggu (10/5/2026).

Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lumajang resmi menggelar Kongres Tahunan 2026 dengan agenda krusial. Di tengah tantangan perubahan regulasi pembiayaan, Askab PSSI Lumajang memutuskan untuk memperkuat kemandirian organisasi dan memprioritaskan pembinaan atlet sepak bola usia dini.

Ketua Umum Askab PSSI Lumajang Bambang Heri Kartono menyoroti adanya transisi sistem pembiayaan yang dinilai cukup menantang bagi pengembangan sepak bola di daerah. Jika sebelumnya dana hibah dari KONI bersifat lebih fleksibel atau “gelondongan”, kini alokasi dana beralih ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan aturan yang lebih rigid.

“Dulu kita bisa mengatur anggaran secara mandiri. Sekarang, Dispora hanya membiayai poin-poin tertentu seperti keberangkatan atlet, pelatihan, atau Rakerda. Belum ada regulasi untuk pemberian dana operasional secara menyeluruh ke cabang olahraga,” ujar Bambang.

Menyikapi keterbatasan anggaran, PSSI Lumajang mengambil langkah strategis dengan memfokuskan sumber daya pada kelompok U-10 dan U-12 melalui akademi PSIL. Bambang menekankan pentingnya ekosistem sepak bola yang mandiri.

Sistem Iuran: Askab mulai menerapkan sistem iuran bagi peserta kompetisi untuk menutupi biaya pertandingan resmi.

Selain urusan lapangan, Kongres PSSI Lumajang 2026 juga menetapkan perubahan fundamental pada Statuta Organisasi. Statuta lama resmi dicabut dan digantikan dengan versi terbaru yang mengacu pada aturan PSSI 2020 serta pembaruan 2026.

Perubahan Struktur Kepengurusan, Struktur Executive Committee (Exco) kini ditiadakan dan diganti dengan susunan yang lebih ramping dan fungsional meliputi, Ketua, Sekretaris
,Bendahara sedangkan Direktur Khusus Membidangi masing-masing unit kegiatan.

“Sepak bola Lumajang harus mulai mandiri. Fokus kita adalah membina pemain muda dan terus mengejar prestasi meski tantangan pembiayaan semakin ketat,” pungkas Bambang menutup kongres tersebut.

Lembaga swadaya masyarakat jaringan warga peduli sosial kabupaten Lumajang memberikan apresiasi atas kegiatan kongres ini disamping berlangsung dengan aman dan lancar, juga menghasilkan pokok pokok penting untuk askab pasi Lumajang di tahun ini dan tahun tahun berikutnya.

Sejak kepemimpinan mas Bambang banyak prestasi yang di peroleh dan membawa nama harum kabupaten Lumajang, dan sudah selayaknya ide dan wawasan di dunia sepak bola terus dipertahankan.

(Hdr)

error: Content is protected !!