banner 728x250

Bosan Dengan Bali dan Bromo? Savana Bekol di TN Baluran Situbondo Bikin Turis Lokal Hingga Mancanegara Betah Berjam-jam

SITUBONDO, SIBERNEWS.CO.ID- Jika Anda membayangkan padang rumput luas sejauh mata memandang, dengan kawanan rusa, banteng liar, dan merak yang menari bebas di latar Gunung Baluran, Anda tidak perlu jauh-jauh ke Kenya. Cukup datang ke Situbondo.

Namanya Savana Bekol, jantung dari Taman Nasional Baluran yang dijuluki Africa van Java. Hamparan savana seluas 300 hektar ini adalah etalase utama pariwisata Situbondo yang selama ini menjadi kebanggan kota santri.

Saat musim kemarau seperti sekarang, September – Oktober, adalah waktu terbaik untuk berkunjung. Rumput menguning keemasan, kontras dengan langit biru dan Gunung Baluran yang gagah. Foto di sini, hasilnya tidak kalah dengan di Afrika, Sabtu (26/9/2026).

“Kalau pagi jam 06.00 – 08.00 dan sore jam 15.00 – 17.00, pengunjung bisa lihat langsung Banteng Jawa, Rusa, lutung, ayam hutan, burung rangkong dan Merak Hijau Jawa turun untuk cari makan. Itu momen langka,” ujar Kasubag TU Balai Taman Nasional Baluran Situbondo Joko Mulyo Ichtiarso, S.Hut., M.Si.

Apa yang Bisa Dilakukan di Savana Bekol?

Bukan sekadar foto-foto. Ada beberapa aktivitas yang wajib dicoba:

1. Wildlife Watching dari Menara Pandang: Pengelola sudah siapkan menara pandang. Dari atas, Anda bisa melihat ribuan satwa liar tanpa mengganggu mereka.

2. Sunrise Hunting: Matahari terbit di Bekol adalah yang terbaik di Jawa Timur. Cahaya keemasan menyapu savana, dengan siluet banteng di kejauhan. Spot terbaik untuk fotografer.

3. Trekking ke Pantai Bama: Dari Bekol, hanya 3 KM Anda sudah sampai di Pantai Bama yang masih perawan. Kombinasi savana dan pantai dalam satu kawasan, hanya ada di Baluran.

Aksesnya pun kini sangat mudah. Dari pusat kota Situbondo, jalan sudah mulus hotmix hingga pintu masuk Baluran. Tiket masuk pun sangat murah, untuk wisatawan lokal hingga mancanegara di hari biasa.

Kepala Balai TN Baluran melalui Kasubag Tu berharap, dengan promosi masif dari media, Savana Bekol bisa menjadi lokomotif baru pariwisata Situbondo, bukan hanya jadi tempat lewat.

Potensi Baluran itu luar biasa. Kami butuh kolaborasi dengan media untuk mempromosikan bahwa Situbondo punya Afrika-nya Indonesia,” ujarnya turis lokal

Jadi, tunggu apa lagi? Jika Bosan dengan Bromo dan Bali, saatnya belok ke Situbondo. Africa van Java sudah menunggu.

(Uday)

error: Content is protected !!