MAGETAN, SIBERNEWS.CO.ID – Program bantuan Dana Guyub Rukun Rp3 juta per RT di Kabupaten Magetan mulai menunjukkan manfaatnya di tingkat lingkungan. Di Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan, dana tersebut dimanfaatkan warga untuk membenahi fasilitas lingkungan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Salah satunya dilakukan RT 2 Dukuh Lomanis, Desa Pojok, pada Minggu (20/9/2026). Dana Guyub Rukun digunakan untuk memperbaiki sayap jalan di Dukuh Lomanis, sehingga akses lingkungan diharapkan menjadi lebih rapi, nyaman, dan aman digunakan warga.
Program bantuan Rp3 juta per RT tersebut sebelumnya memang menjadi salah satu program yang dijanjikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Pemkab Magetan menyebut bantuan untuk wilayah desa telah disalurkan ke rekening RT penerima.
Kepala Desa Pojok, Dedy Sumedi, mengatakan pemanfaatan dana tersebut sebaiknya benar-benar diarahkan untuk kepentingan bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Menurutnya, perbaikan sayap jalan di Dukuh Lomanis merupakan bentuk nyata bagaimana dana yang diterima RT bisa dikembalikan manfaatnya kepada masyarakat.
“Harapan saya, dana Guyub Rukun ini bisa dipergunakan sebaik mungkin untuk kebersamaan dan kepentingan umum. Jalan ini kita benahi supaya terlihat lebih rapi dan masyarakat yang menggunakan jalan juga merasa nyaman,” ujar Dedy Sumedi.
Bukan Sekadar Rp3 Juta, Tapi Harus Terlihat Manfaatnya
Penggunaan dana untuk pembenahan lingkungan tersebut menjadi contoh bahwa anggaran di tingkat RT dapat diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Sayap jalan yang sebelumnya membutuhkan pembenahan kini mendapat perhatian melalui semangat gotong royong warga. Konsep inilah yang menjadi salah satu tujuan program Guyub Rukun, yakni mendorong partisipasi masyarakat dan pembangunan berbasis lingkungan.
Pemkab Magetan sebelumnya menjelaskan bahwa dana RT dapat digunakan untuk kebutuhan lingkungan sesuai hasil musyawarah warga, termasuk pembangunan lingkungan, pengelolaan sampah, kegiatan sosial, serta kebutuhan tematik lainnya.
Bagi warga Dukuh Lomanis, perbaikan tersebut bukan hanya soal mempercantik wajah lingkungan. Jalan yang lebih tertata juga menjadi bagian dari kenyamanan aktivitas warga sehari-hari.
Kepala Desa Pojok berharap pola pemanfaatan seperti ini terus dikembangkan. Setiap rupiah yang diterima RT, kata dia, hendaknya bisa dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat yang dapat dilihat serta dirasakan masyarakat.(Rif)








