banner 728x250

Pahala Berhubungan Badan Suami Istri Saat Ramadan

SIBERNEWS.CO.ID _ Dalam ajaran Islam, hubungan badan antara suami dan istri merupakan sesuatu yang halal dan bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang baik. Hal ini juga berlaku pada bulan Ramadan, tetapi dengan aturan waktu tertentu.

Waktu yang Diperbolehkan

Suami istri boleh berhubungan badan pada malam hari, yaitu:

  • Setelah waktu berbuka puasa (maghrib)
  • Sampai sebelum masuk waktu fajar (subuh)
BACA JUGA :
Pastikan Ramadhan Bersih Dari Kriminalitas Dan Zina,Satpol PP Gandeng APH Razia Hotel Di Bondowoso

Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an pada Surah Al-Baqarah 2:187, yang menerangkan bahwa pada malam hari bulan Ramadan suami istri diperbolehkan saling mendekati.

Pahala dalam Hubungan Suami Istri

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muhammad, disebutkan bahwa hubungan suami istri yang halal bisa menjadi sedekah (berpahala). Para sahabat pernah bertanya bagaimana mungkin seseorang mendapatkan pahala dari hubungan tersebut. Nabi menjelaskan bahwa jika dilakukan pada jalan yang halal, maka itu juga bernilai pahala.

BACA JUGA :
Perdana Mudik Gratis di Pelabuhan Jangkar Satpolairud Kawal 24 Jam

Hal yang Tidak Diperbolehkan

Berhubungan badan di siang hari saat sedang berpuasa dapat membatalkan puasa dan mewajibkan:

  • Mengqadha puasa
  • Membayar kafarat (denda tertentu menurut hukum fikih)

Kesimpulan

Hubungan badan suami istri di bulan Ramadan:

  • Berpahala jika dilakukan pada malam hari dengan cara yang halal.
  • Membatalkan puasa jika dilakukan pada siang hari saat sedang berpuasa.
BACA JUGA :
Pastikan Ramadhan Bersih Dari Kriminalitas Dan Zina,Satpol PP Gandeng APH Razia Hotel Di Bondowoso

Dengan memahami aturan ini, pasangan suami istri tetap dapat menjaga keharmonisan rumah tangga sekaligus menjalankan ibadah puasa dengan benar.

error: Content is protected !!