Miris, Siswi Sekolah Dasar Diduga Menjadi Korban Pencabulan Berikut Harapan Keluarga Kepada Polres Bondowoso

Gambar hanya ilustrasi (dok.foto.SN)

Bondowoso, SIBERNEWS.CO.ID _ Seorang siswi sekolah dasar (SD) berusia 12 tahun di Kabupaten Bondowoso diduga dicabuli pemuda sebanyak tiga kali. Korban tidak memiliki ayah dan ibu atau anak yatim piatu,
Adapun terduga pelaku GR adalah pemuda yang dikenal sebagai pemain gobak sodor warga Desa Sumber Gading, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso.

Bibi sekaligus ibu angkat korban, TR mengatakan, jika dugaan pencabulan terhadap keponakannya itu terjadi sejak September 2023 lalu.

“Saya taunya hubungan mereka  dengan GR dari bukti chat di WA,” katanya.  Kamis (25/1/2024).

Dunia medsos sangat berbahaya bagi generasi bangsa fakta ini terjadi pada Korban dan pelaku awalnya kenalan melalui Facebook. Mungkin bunga (Inisial red) terpedaya hingga terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Sekitar bulan September 2023, GR bermain gobak sodor dan korban datang untuk menonton. Saat jeda pertandingan, pelaku menyeret korban ke kebun kopi tanpa diketahui orang lain,”jelasnya.

BACA JUGA :  Miris,Gegara Punya Hutang Lima Ratus Ribu Rupiah Lalu Kulkas Disita Paksa Warga Kelurahan Kademangan Bondowoso Lapor Polisi

Pengakuan Bunga bahwa Pelaku melakukan aksi pencabulan di area kebun kopi. GR menyetubuhi korban sembari menutup mulut bocah yang masih duduk di kelas VI tersebut.

“GR juga pernah melakukan hal yang sama di tepian sungai dawuhan kepada korban,”jelasnya.

Atas kejadian ini keadaan korban mengalami trauma dan sempat mencoba bunuh diri dengan cara akan melompat dari lantai II sekolahnya,Tapi berhasil dicegah. Setelah itu korban tidak mau lagi bersekolah,Sekarang dia ada di rumah bibinya di Banyuwangi dan sekolah via online.

BACA JUGA :  Kodim 0822 Bondowoso Gelar Gerakan Pangan Murah Bersama Perum Bulog

TR bibi korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Bondowoso pada November 2023 lalu. Laporan resmi yang diterima Turyati dari Polres Bondowoso tertuang di B/11/I/Res.1.24/2024/Reskrim.

“Saya baru menerima surat laporan resmi dari polisi Januari ini. Pelaku informasinya juga masih belum tertangkap. Saya sangat berharap pelaku ditangkap dan dihukum dengan seberat-beratnya,” Harapnya.(Red)

error: Content is protected !!