banner 728x250

Ketua DPRD Magetan Siap Turun Tangan, Desak Kejelasan Polemik KDKMP Plaosan

MAGETAN, SIBERNEWS.CO.ID – Polemik penentuan lokasi KDKMP di kawasan Pasar Hewan (Wage) Plaosan kian memanas dan memicu keresahan para pedagang sapi. Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno atau yang akrab disapa Kang Ratno, memastikan akan segera turun tangan guna mencari solusi konkret.

Kang Ratno menegaskan, pihaknya tidak akan membiarkan polemik ini berlarut-larut tanpa kepastian. Dalam waktu dekat, DPRD akan mengumpulkan seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, dinas teknis, hingga perwakilan pedagang sapi, agar persoalan ini segera menemukan titik terang.

“Ini menyangkut hajat hidup masyarakat kecil, khususnya para pedagang sapi di Plaosan. Tidak boleh dibiarkan berlarut tanpa kejelasan,” tegas Kang Ratno.

BACA JUGA :
Surat Pengunduran diri anggota BPD Banjarejo Magetan sudah tahap di kecamatan, Ketua BPD : Saya malah baru tau !

Ia juga menyampaikan akan segera berkomunikasi langsung dengan Bupati Magetan, Nanik Sumantri, guna mendorong percepatan pengambilan keputusan terkait lokasi KDKMP yang saat ini menjadi polemik.

“Kami akan bicara dengan Ibu Bupati agar keputusan segera diambil. Apa pun hasilnya nanti, harus berpihak pada kepentingan masyarakat luas, khususnya pelaku usaha kecil,” imbuhnya.

Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah rencana penempatan KDKMP diarahkan ke area Pasar Hewan Plaosan, yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi pedagang sapi, terutama menjelang Idul Adha. Para pedagang khawatir kebijakan tersebut akan berdampak pada kelangsungan usaha mereka.

BACA JUGA :
Menjelang lebaran hari raya idul Fitri Dinas PUPR kabupaten Magetan geber perbaikan jalan berlubang guna kenyamanan pengendara

Hasil koordinasi terakhir antara pemerintah kecamatan dan pedagang menghasilkan dua opsi, yakni pembenahan fasilitas pasar dalam jangka pendek atau relokasi/pembangunan ulang dalam jangka panjang. Namun hingga kini, keputusan final masih menunggu arahan Bupati.

Kehadiran DPRD diharapkan menjadi penengah di tengah tarik ulur kepentingan yang terjadi.

Langkah cepat Kang Ratno dinilai penting untuk memberikan kepastian, sehingga para pelaku usaha tidak terus diliputi kebingungan.

Kini, harapan besar tertumpu pada sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah agar keputusan yang diambil tidak hanya solutif, tetapi juga berpihak pada keberlangsungan ekonomi rakyat kecil di Plaosan.(Rif)

error: Content is protected !!