Bondowoso, SIBERBEWS.CO.ID – Kelangkaan gas elpiji 3 kg yang sempat dikeluhkan warga di sejumlah daerah di Kabupaten Bondowoso dalam beberapa waktu terakhir, kini mulai berangsur normal.
Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan telah ditambah dan distribusi ke pangkalan resmi berjalan lancar, menyusul pengetatan aturan distribusi untuk memastikan subsidi tepat sasaran.
Berdasarkan pantauan di lapangan, agen-agen elpiji telah meningkatkan suplai ke pangkalan-pangkalan resmi. Pangkalan kini diwajibkan menyalurkan gas 3 kg langsung kepada masyarakat yang berhak, terutama UMKM dan warga kurang mampu.
Salah satu Agen penyalur LPG 3 Kg, PT Sarana Indah memastikan pengiriman LPG tepat sasaran ke sejumlah pangkalan yang sudah terdaftar.
Sopir PT Sarana Indah, Muhammad Karim, mengatakan, distribusi ke pangkalan berjalan lancar, masyarakat sudah mulai tidak panik.
“Kemarin memang ada kepanikan, namun hari ini sudah berangsur normal. Kami juga mengirim LPG ke pangkalan yang sudah terdaftar di Kantor Agen kami,” kata Karim, Senin (2/2/2026).
Karim menegaskan, pengiriman gas elpiji dari Agen ke pangkalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Jadi tidak numpuk di satu pangkalan saja, pengiriman telah terjadwal, sehingga setiap pangkalan menerima kiriman dengan teratur, ujar Karim.
Sementara itu, warga mulai merasa tenang karena ketersediaan gas sudah kembali banyak di beberapa pangkalan resmi.
“Alhamdulillah, tadi beli di pangkalan resmi sudah ada. Harganya sesuai Rp18.000,” ungkap Ratna, warga Badean Bondowoso.
Ratna mengatakan, sebenarnya stok gas elpiji tidak berkurang, namun terkadang masyarakat mengalami kepanikan, sehingga di sejumlah pangkalan banyak yang antri takut tidak kebagian.
“Faktor kepanikan juga ngaruh, ditambah konsumsi masyarakat meningkat, yang dulunya punya satu tabung, sekarang bisa punya tiga,” ucapnya.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan gas elpiji naik turun, sehingga apa yang dirasakan masyarakat saat ini sama seperti tahun – tahun sebelumnya, namun lambat laun akan berangsur normal (*).


