banner 728x250

Bukan sekedar seremonial squad Nusantara Magetan tanam pohon diawal tahun 2026

MAGETAN SIBERNEWNS.CO.ID – Squad Nusantara Magetan bersama berbagai elemen relawan menggelar aksi penanaman ratusan bibit pohon di kawasan hutan lindung Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Minggu (31+91-2026).

“Kegiatan ini menjadi keberlanjutan awal dari program besar Penanaman Pohon di tahun 2025 yang lalu kita lanjut di awal tahun 2026 juga menanam lagi,karena Ki serbasi air yang kita lakukanlk bukan seremonial belaka,karena ini bukti sebagai upaya mendesak pemulihan lingkungan di lereng Gunung Lawu.”

Kali ini squad Nusantara bersama semua elemen masyarakat dan ormas.
Kali ini bersama PDPM, LAZIZMU, DLH Magetan, dan forkopimca poncol

BACA JUGA :
Penghuni UPT TRESNA WERDHA MAGETAN kedatangan tim Geriatri dari RSUD SAYIDIMAN MAGETAN

Aksi ini patut disorot karena berlangsung tanpa dukungan dari dari penggerak lingkungan hutan serta lingkungan hidup kegiatan ini tidak akan terlaksana .

Meskipun demikian, para relawan tetap bergerak berkat dukungan dari DPW Squad Nusantara Jawa Timur, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun, serta BPBD Jawa Timur yang membantu penyediaan bibit dan logistik.

Ketua Squad Nusantara Magetan, dalam keterangannya, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat atas menurunnya kualitas kawasan hutan lindung akibat alih fungsi lahan dan kerusakan vegetasi di Lawu.

BACA JUGA :
Penghuni UPT TRESNA WERDHA MAGETAN kedatangan tim Geriatri dari RSUD SAYIDIMAN MAGETAN

“Kami tidak ingin hanya menanam, tetapi memastikan keberlanjutannya. Penanaman pohon di lereng Lawu ini bukan seremonial. Ini komitmen jangka panjang,” ujarnya.

Tujuan Strategis: Menjaga Ekologi dan Mengurangi Risiko Bencana
Gerakan ini memiliki sejumlah tujuan strategis yang terkait langsung dengan mitigasi bencana dan ketahanan ekologis Magetan:

Merehabilitasi kawasan hutan lindung yang mengalami degradasi.

Mengamankan sumber mata air di area pegunungan Lawu yang mulai menunjukkan penurunan debit.

BACA JUGA :
Penghuni UPT TRESNA WERDHA MAGETAN kedatangan tim Geriatri dari RSUD SAYIDIMAN MAGETAN

Mengurangi risiko longsor dan banjir bandang pada musim penghujan.

Membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Para penggerak kegiatan berharap agar pemerintah daerah ke depan lebih hadir dan proaktif dalam program lingkungan berbasis masyarakat ini. Mereka menilai konservasi hutan memerlukan sinergi kuat antara Pemerintah Daerah, Dinas Kehutanan, komunitas, Pemerintah Desa, dan Lembaga kebencanaan.(Rif)

error: Content is protected !!